Lelaki yang Melompat dari Jembatan Ampera Alami Depresi

Lelaki yang Melompat dari Jembatan Ampera Alami Depresi

- detikNews
Senin, 22 Nov 2010 23:26 WIB
Lelaki yang Melompat dari Jembatan Ampera Alami Depresi
Palembang - Ternyata lelaki yang melompat dari jembatan Ampera, Palembang, dinihari tadi bernama Wahyudin ( 29). Warga Kenten, Perumahan Kencana Damai Blok M3, Kenten Laut, Kabupaten Banyuasin, Sumsel yang juga pegawai PT Pusri ini diduga mengalami depresi.

Menurut keterangan istrinya, Diana Adi Murti (25), awalnya korban sedang mengendarai mobil dan melintas di atas jembatan Ampera. Saat itu dia ditemani istri dan mertua korban bernama Antoni Irawan.

Saat berada di atas jembatan Ampera dari rumahnya, korban berhenti. Lalu keluar dari kendaraan BG 1474 NJ dan langsung melompat ke Sungai Musi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut keterangan istrinya, Wahyudin akan dibawa berobat karena depresi. Sampai saat ini Wahyudin belum ditemukan.

Jembatan Ampera Ditinggikan


Seringnya kejadian aksi bunuh diri di jembatan Ampera, membuat sebagian warga Palembang meminta pemerintah menaikkan ketinggian jembatan Ampera. Saat ini tinggi jembatan Ampera sekitar satu meter.

"Ya, ditinggikan sekitar 2 meter, sehingga orang yang berniat bunuh diri dapat dicegah, atau menghindari orang yang celaka di pinggiran Ampera," kata Febuar Rahman, warga Kamboja, Palembang, Senin (22/11/2010).

"Memang kalau orang mau bunuh diri apa saja dilakukannya. Tapi, minimal tidak ada lagi aksi bunuh di jembatan Ampera. Jembatan itu kan icon kota Palembang," ujar praktisi hukum ini.

Hal yang sama dikatakan para pedagang di sekitar pangkal jembatan Ampera di kawasan 16 Ilir Palembang. "Kalau pagar itu tinggi mungkin orang tidak mau bunuh diri. Tampaknya bunuh diri dari jembatan Ampera sudah jadi trend di Palembang," kata Iir, seorang pedagang rokok.

Seperti diberitakan sebelumnya Senin (22/11/2010) pagi tadi, seorang lelaki melakukan aksi bunuh diri dengan terjun ke sungai Musi melalui atas jembatan Ampera. Dalam setahun ini sudah ada tiga aksi yang sama. Semuanya tewas.

(tw/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads