BNP2TKI: Kami Sering dapat Laporan TKW Hilang

BNP2TKI: Kami Sering dapat Laporan TKW Hilang

- detikNews
Senin, 22 Nov 2010 17:20 WIB
BNP2TKI: Kami Sering dapat Laporan TKW Hilang
Jakarta - Banyaknya laporan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang hilang ternyata bukan sekadar kabar burung. Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) sering mendapatkan laporan dari keluarga yang hilang komunikasi dengan anggota keluarganya setelah bekerja di luar negeri.

"Kami sering dapat laporan TKW hilang dari keluarganya karena sulit menghubungi yang bersangkutan," ujar Kepala BNP2TKI, Jumhur Hidayat usai bertemu keluarga Kikim Komalasari di kantornya, Gedung BNP2TKI, Jl MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin (22/11/2010).

Jumhur tidak merinci, berapa laporan yang masuk ke BNP2TKI. Namun, sebagian besar keluarga melaporkan kehilangan bila sudah sangat lama yang bersangkutan tidak dapat dihubungi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada yang 4, 5, 7 dan 9 tahun hilang kontak baru lapor ke kita. Bahkan dulu ada laporan setelah 19 tahun anggota keluarganya hilang," terangnya.

Lamanya rentang waktu pelaporan terkadang membuat BNP2TKI kesulitan untuk mencari TKW tersebut.

"Biasanya bila kita dapat laporan TKW hilang, kita segera menghubungi PJTKI nya dan juga perwakilan KJRI  yang ada di negara tempat TKW itu bekerja. Tapi biasanya agak susah karena sudah lama putus komunikasinya," paparnya.

Lamanya hilang kontak antara tenaga kerja dengan keluarga atau PJTKI juga membuat BNP2TKI kesulitan mencari majikannya. Karena biasanya TKW itu telah pindah majikan namun tidak mengabarkan kepada keluarga.

"Apalagi kalau TKW itu sudah ganti majikan dan jauh dari kota asal. Itu semakin sulit dicari," imbuhnya.

(her/gun)



Berita Terkait