"Jenazah sudah diotopsi di salah satu RS yang terbesar yaitu Abha Al Am. Kita dari KBRI sedang mengurus syarat-syarat dan surat-suratnya agar segera bisa memulangkan jenazah," ujar Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat.
Jumhur mengatakan itu usai bertemu dengan kakak kandung Kikim, Atang Jaelani di kantor BNP2TKI Jl MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin (22/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kakak Kikim, Atang Jaelani mengaku tidak memikirkan berapa jatah kursi untuk keluarga saat menjemput jenazah. Keluarga, menurut Atang, meminta jenazah segera dipulangkan untuk dimakamkan.
"Kita minta pelaku dihukum seberat-beratnya," kata Atang.
(nik/fay)











































