"Bahwa kami sempat mengunjungi istana raja Turki yang dikenal Istana Imperium, iya," ujar Anggota BK DPR, Chairuman Harahap, dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/11/2010).
Anggota BK mengaku tergelitik dengan kabar kemegahan istana Raja Turki. Politisi Senayan pun merasa perlu berkunjung ke sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua hari di Turki, menurut Chairuman, dikarenakan DPR kesulitan mendapat tiket pesawat. Anggota BK merasa tidak ada yang salah.
"Kami tidak mendapat tiket dan baru berangkat lusanya," jelas Chairuman.
Chairuman kembali membantah adanya permintaan disuguhi tari perut. Isu itu dianggapnya fitnah belaka.
"Perut siapa pula itu barang, sampai kita pulang ada tari perut di depan DPR. Informasi dari mana itu," tutupnya.
Saat ini 8 anggota BK DPR yang mampir ke Turki dalam kunjungan DPR ke Yunani sudah dilaporkan ke BK DPR. Proses verifikasi hanya bisa dilakukan setelah anggota BK DPR dinonaktifkan dari BK DPR.
(van/gun)











































