"Laporan terakhir, saudari Sumiati sudah dalam kondisi membaik. Sumiati sudah dioperasi," kata Menteri Transmigrasi dan Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar dalam jumpa pers di kantor Kemenakertrans, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (22/11/2010).
Menteri yang akrab disapa Cak Imin ini mengatakan, saat ini tim yang dikirim untuk memberi pendampingan Sumiati telah tiba di Arab Saudi. Tim saat ini sedang menuju Madinah untuk berkoordinasi dengan KBRI setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cak Imin mengatakan, dua kasus yang menimpa dua TKW Indonesia kini sedang ditangani oleh kepolisian setempat. Pihaknya akan terus melakukan pengawasan agar semuanya berjalan sesuai hukum.
"Alhamdulilah, baik pelaku pembunuhan saudari Kikim (Komalasari) maupun pelaku tindak kekerasan yang dilakukan kepada Sumiati telah dilakukan pemeriksaan oleh yang berwajib," kata Cak Imin.
Dua kasus yang menimpa dua TKW Indonesia berlangsung dalam waktu yang tidak terlalu lama. Sumiati disiksa hingga mengalami luka parah di sekujur badan. Bahkan, majikan Sumiati telah tega memotong bibir Sumiati.
Sementara itu Kikim Komalasari tewas karena dibunuh oleh majikannya. Jenazah Kikim yang ditemukan sebelum Hari Raya Idul Adha itu dibuang di tempat sampah.
Setelah berita ini mencuat, bermunculanlah sejumlah kasus-kasus lain, yang dialami oleh TKI dan TKW, namun tidak pernah terungkap. Salah satunya Niken Dewi Roro Mendut yang keberadaanya kini tidak diketahui. Namun PJTKI yang mengirimnya ke Arab Saudi mengklaim, Roro Mendut baik-baik saja.
(ken/ndr)











































