"Besok kita akan undang BNP2TKI," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR, Irgan Chairul Mahfiz, sebelum menghadiri sidang paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/11/2010).
Selain BNP2TKI, kata dia, DPR akan mengundang Menakertrans minggu depan. Pemerintah dinilai belum sigap. "Tim gabungan sampai hari ini belum berangkat," ujar politisi PPP ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, kondisi sekarang tepat mengeluarkan moratorium. "Ini sudah disepakati Komisi IX DPR. Besok, kita akan bahas dengan BNP2TKI dan menteri baru minggu depan," kata dia.
Irgan menjelaskan, moratorium bertujuan agar Indonesia bisa menekan pemerintah Saudi untuk duduk bernegosiasi membahas perlindungan TKI.
"Perlakukan kasar juga dilakukan warga negara sendiri. Kadang yang sudah punya majikan disuruh keluar untuk bekerja yang tidak baik," kata Irgan.
(aan/fay)











































