Garuda: Jamaah Haji Terlambat Datang Masalah Klasik

Garuda: Jamaah Haji Terlambat Datang Masalah Klasik

- detikNews
Senin, 22 Nov 2010 00:35 WIB
Garuda: Jamaah Haji Terlambat Datang Masalah Klasik
Jakarta - Setiap tahun, pemulangan jamaah haji Indonesia selalu terlambat. Hal ini disebabkan traffic Bandara King Andul Aziz Arab Saudi sangat padat. Minggu kedua pemulangan jamaah haji, keterlambatan berangsur-angsur berkurang.

"Jika pada keberangkatan 92,6 persen kita mengalami ketepatan penerbangan. Tapi pada saat pemulangan, masalah klasik selalu terjadi, keterlambatan-keterlambatan di minggu pertama dan kedua," kata VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Pujobroto, kepada detikcom, Minggu (21/11/2010) malam.

Pujo menjelaskan keterlambatan pemulangan yang selalu terjadi di musim haji lantaran setidaknya 2,5 juta jamaah haji di seluruh dunia akan kembali ke negaranya masing-masing. Padahal, di Bandara King Abdul Aziz cuma ada 14 gate (pintu).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sementara penerbangan dari semua negara yang datang ada 300 pergerakan pesawat. Jadi akan terjadi ketidaksesuaian dengan gate dan jadwal," imbuh Pujo.

Nah, kondisi akan mulai berangsur normal seminggu atau sepuluh hari pasca-pemulangan para jamaah haji khususnya yang berasal dari negara yang jamaah hajinya jumlahnya kecil. "Kalau lewat seminggu, atau 10 hari, saat jemaah negara-negara kecil selesai, gate-nya sudah bisa kita pakai."

"Jadi ini di luar kemampuan kita," ujarnya.

Tak cuma masyarakat umum yang mengalami keterlambatan pemulangan dari Tanah Suci. Bahkan Menteri Agama Suryadharma Ali pun harus delay 9 jam untuk bisa kembali ke Tanah Air. Umumnya, pesawat yang dinaiki sudah siap. Namun antre untuk terbang yang harus menunggu lama.

(anw/asp)


Berita Terkait