Peristiwa naas tersebut terjadi di Jalan Brawijaya (Belakang Hotel Darmawangsa) sekitar pukul 20.00 WIB. "Saya sedang melintas. Tiba-tiba saja mobil Camry tersebut mundur tanpa aba-aba. Langsung menyeruduk mobil saya. Camry-nya mundurnya cukup kencang," kata Rivai kepada detikcom, Minggu, (21/11/2010) malam.
Anehnya, usai menubruk mobil Rivai, sopir mobil Camry hanya turun dan tidak meminta maaf. Bagi Rivai, sebagai pengguna jalan, harusnya saling menjaga etika berkendara. "Dia cuma bilang, ya tunggu sebentar. Lantas dia jalan pergi dan membawa Camry-nya. Yang saya sayangkan orang tersebut tidak minta maaf atau basa-basi lainnya. Kita kan orang Timur," kata Rivai menambahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dia minta maaf ya selesai. Tapi dia langsung ngeloyor pergi," pungkas Rivai.
(asp/anw)











































