Dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (20/11/2010), acara serah terima bantuan ini berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB di Kepatihan. Acara dihadiri oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X.
"Masalah korban letusan gunung Merapi ini, masih akan panjang, tidak bisa diselesaikan dalam tempo sebulan atau dua bulan. Sehingga bantuan kepada korbanpun masih sangat dibutuhkan, terutama dalam tahap recovery dan rehabilitasi nanti", ujar Tifatul Sembiring.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sumbangan-sumbangan ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan, gotong royong, serta solidaritas masih sangat kuat mengakar pada masyarakat Indonesia," imbuh Tifatul.
Sumbangan yang diberikan berupa sembako, selimut, pakaian, obat-obataan dan kebutuhan rumah tangga lainnya. 50 Unit pesawat televisi dan 1.000 pesawat radio serta senter juga disumbangkan bagi korban Merapi.
"Saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas bantuan dari masyarakat kepada korban letusan Merapi", ujar Sri Sultan HB X.
Rencananya Tifatul dan rombongan juga akan mengunjungi Sekolah Tinggi Multi Media, MMTC Yogyakarta, yang bekerjasama dengan beberapa LSM dengan mengadakan Trauma Healing Center.
"Hal yang penting harus diperhatikan adalah solusi jangka panjang. Seringkali cepat terlupakan setelah adanya peristiwa baru," tutup Tifatul.
(nik/gah)











































