"Sebelum maghrib semua jamaah harus meninggalkan Mina. Sekarang masih dilakukan sweeping agar jangan sampai ada jamaah yang tertinggal," kata Kepala Satgas Mina Subakin Abdul Muthalib, Jumat (19/11/2010).
Sesuai data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), ada 23 persen jamaah yang memilih melakukan nafar tsani, batas akhir meninggalkan Mina pada 13 Dzulhijah. Sejak pagi tadi setelah melontar jumroh yang terakhir, jamaah sudah keluar dari Mina untuk kembali ke Makkah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Subakin menjelaskan, proses ibadah di Mina baik itu mabit atau bermalam dan melontar jumroh berlangsung lancar dan aman. Meski sempat hujan, namun tidak ada masalah berarti karena tenda jamaah tidak ada yang bocor.
"Tidak ada masalah. Padahal kita khawatir karena hujan tapi Alhamdulillah tidak ada halangan. Semua aman, aman sekali," tegas pria asal Semarang, Jawa Tengah tersebut.
Setelah melontar jumroh, jamaah masih akan melakukan tawaf wada' atau tawaf perpisahan sebelum meninggalkan Makkah. Setelah tawaf wada', jamaah haji gelombang pertama akan langsung pulang ke tanah air lewat Bandara Jeddah. Sementara jamaah haji gelombang kedua akan menuju Madinah untuk melakukan ibadah salat arbain (salat lima waktu berjamaah selama 8 hari berturut-turut di Masjid Nabawi).
(iy/mok)











































