Antisipasi Jamaah Tertinggal, Petugas Sweeping Mina

Laporan dari Arab Saudi

Antisipasi Jamaah Tertinggal, Petugas Sweeping Mina

- detikNews
Jumat, 19 Nov 2010 21:37 WIB
Antisipasi Jamaah Tertinggal, Petugas Sweeping Mina
Mina - Petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melakukan sweeping ke tenda-tenda tempat menginap jamaah haji Indonesia di Mina. Sweeping dilakukan agar tidak ada jamaah atau pun barang milik jamaah yang tertinggal sebelum meninggalkan Mina.

"Sebelum maghrib semua jamaah harus meninggalkan Mina. Sekarang masih dilakukan sweeping agar jangan sampai ada jamaah yang tertinggal," kata Kepala Satgas Mina Subakin Abdul Muthalib, Jumat (19/11/2010).

Sesuai data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), ada 23 persen jamaah yang memilih melakukan nafar tsani, batas akhir meninggalkan Mina pada 13 Dzulhijah. Sejak pagi tadi setelah melontar jumroh yang terakhir, jamaah sudah keluar dari Mina untuk kembali ke Makkah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semua jamaah yang sakit sudah dievakuasi keluar mina oleh tim Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI). "Yang sakit sudah tidak ada di Mina, sudah dievakuasi semua," jelas Subakin. Namun berapa jumlah jamaah sakit yang dievakuasi, pria penghobi golf itu belum bisa memberikan data pasti. Jumlah jamaah yang sakit masih didata oleh Siskohat.

Subakin menjelaskan, proses ibadah di Mina baik itu mabit atau bermalam dan melontar jumroh berlangsung lancar dan aman. Meski sempat hujan, namun tidak ada masalah berarti karena tenda jamaah tidak ada yang bocor.

"Tidak ada masalah. Padahal kita khawatir karena hujan tapi Alhamdulillah tidak ada halangan. Semua aman, aman sekali," tegas pria asal Semarang, Jawa Tengah tersebut.

Setelah melontar jumroh, jamaah masih akan melakukan tawaf wada' atau tawaf perpisahan sebelum meninggalkan Makkah. Setelah tawaf wada', jamaah haji gelombang pertama akan langsung pulang ke tanah air lewat Bandara Jeddah. Sementara jamaah haji gelombang kedua akan menuju Madinah untuk melakukan ibadah salat arbain (salat lima waktu berjamaah selama 8 hari berturut-turut di Masjid Nabawi).

(iy/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads