"Kerja sama yang akan dilakukan adalah pertukaran intelijen, tukar menukar informasi dan capacity building," ujar Marty di kantornya, Jl Pejambon, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/11/2010).
Marty menjelaskan pembicaraan lebih lanjut soal kerjasama counter terorism ini akan dilaksanakan di Jakarta, Desember mendatang. Kedua belah pihak sepakat untuk membentuk joint working group.
Β
"Indonesia dan Pakistan sama-sama menjadi korban terorisme. Ini tanggung jawab bersama untuk memerangi terorisme," terang Marty.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menunjukkan bahwa modernitas bisa berjalan dengan baik," terang dia.
Sementara itu Mahmood menjelaskan Pakistan pun mempunyai pandangan yang serupa. Mahmood menegaskan kerjasama ini akan memperlihatkan Islam yang lebih baik.
"Kita akan menunjukkan bagaimana Islam bisa berdemokrasi, bagaimana Islam hidup," jelasnya.
Selain kerjasama di bidang kontra terorisme, kedua negara juga sepakat meningkatkan kerjasama di bidang penanggulangan bencana, ekonomi dan pariswisata. Pakistan pun kini membebaskan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas dari Indonesia.
(rdf/nwk)











































