kepergian Gayus tersebut.
"Siapapun yang mem-back up dan melindungi harus diusut secara tuntas," ujar Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga DPP PDIP Puan Maharani.
Hal itu dia katakan di sela-sela acara Rakornas Bidang Hukum, Ham dan Perundang-undangan di Kantor DPP PDIP, Jl Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (19/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu menunjukan betapa lemahnya hukum yang ada di negara ini," katanya.
Gayus tertangkap basah menonton tenis di Bali sekitar dua pekan lalu. Namun Gayus baru mengakui kepergiannya itu setelah ramai diberitakan. Padahal di depan pengacaranya, Adnan Buyung Nasution, Gayus sempat bersumpah tidak pergi ke Bali.
Kepergian Gayus ke Bali menggunakan identitas palsu dengan nama Sony. Gayus pergi ke Pulau Dewata itu bersama istri dan anak-anaknya. Saat ini, Gayus telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyuapan keluarnya dirinya dari Rutan Brimob.
(mpr/ken)











































