Kemenakertrans Telusuri PPTKIS yang Berangkatkan Kikim ke Arab Saudi

Kemenakertrans Telusuri PPTKIS yang Berangkatkan Kikim ke Arab Saudi

- detikNews
Jumat, 19 Nov 2010 11:39 WIB
Jakarta - Informasi mengenai kasus pembunuhan TKI oleh majikannya di Abha, Arab Saudi, sedang  dipastikan validitasnya. Terlebih nama korban yang sebut-sebut asal Cianjur, Jawa Barat, itu sempat simpang siur antara Keken Nurjanah dan Kikim Komalasari.

"Sampai saat ini kita masih memastikan identitas lengkap dari jenazah yang sedang
teliti oleh kepolisian Arab Saudi. Apakah benar korban bernama Keken Nurjanah atau Kikim Komalasari," kata Kapus Humas Kemenakertrans, Suhartono, melalui surat elektronik, Jumat (19/11/2010).

Menurutnya kepastian mengenai identitas ini merupakan langkah awal untuk mengambil tindak lanjut di dalam negeri. Yaitu menelusuri perusahaan PPTKIS (Pelaksana Penempatan  Tenaga Kerja Indonesia Swasta) yang memberangkatkan, perusahaan asuransi yang wajib untuk menanganinya dan alamat tepat pihak keluarga korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sambil menunggu laporan lengkap dari KJRI di Arab Saudi, di sini kita melacak perusahaan PPTKIS yang memberangkatkan serta lokasi penempatannya," sambung Suhartono.

Setelah data-data terverifikasi, Kemenakertrans akan segera menghubungi pihak keluarga serta memfasilitasi keberangkatan perwakilan keluarga ke Arab Saudi. Pihak keluarga perlu diberangkatkan ke sana untuk memastikan identitas jenazah.

"Selain kami melacak perusahaan asuransi yang menanggung asuransinya, sehingga klaim asuransi bisa segera dicairkan. Maka semua biaya yang terkait dengan proses penuntutan hukum kepada pihak majikan, menyewa pengacara hukum serta pemulangan bisa ditanggung, " imbuh Suhartono.

Berdasarkan laporan awal petugas KJRI Jeddah di Abha, diketahui korban bernama Kikim Komalasari bt. Uko Marta. Wanita kelahiran Cianjur pada 9 Mei 1974 itu diberangkatkan ke Arab Saudi pada Juli 2009.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kikim diduga dibunuh oleh majikannya di Abha pada H-3 Idul Adha. Informasi dari Korwil Arab Saudi PDI Perjuangan menyebutkan Kikim dibunuh dengan cara digorok dan jasadnya dibuang ke tempat sampah.
(lh/nrl)


Berita Terkait