SBY Berharap Pembunuh Kikim dan Penyiksa Sumiati Dihukum Setimpal

SBY Berharap Pembunuh Kikim dan Penyiksa Sumiati Dihukum Setimpal

- detikNews
Jumat, 19 Nov 2010 11:34 WIB
SBY Berharap Pembunuh Kikim dan Penyiksa Sumiati Dihukum Setimpal
Jakarta - Bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) peristiwa yang dialami dua TKW Indonesia di Arab Saudi, Sumiati dan Kikim Komalasari, sudah di luar batas kemanusiaan. SBY pun berharap, pelakunya dihukum setimpal dengan perbuatannya.

"Pelakunya tentunya harapan kita mendapat sanksi hukum yang setimpal," kata SBY saat membukan rapat internal soal TKI di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (19/11/2010).

SBY berharap, Organisasi Konferensi Islam (OKI) bisa membantu untuk menyelesaikan kasus-kasus itu dengan seadil-adilnya. Sehingga, pihak korban bisa mendapat keadilan di mata hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"OKI, apa yang telah dan sedang dilakukan saudara, lakukan terus. Dilanjutkan sampai betul-betul kasus itu bisa diselesaikan secara adil," kata SBY.

SBY mengatakan, sebenarnya, jumlah TKI yang bekerja di luar negeri dan mengalami persoalan hanya 0,01 persen dari total 3.271.584 TKI yang ada. Namun bukan berarti, kasus-kasus itu boleh diabaikan begitu saja.

"Tapi ini angka tetap bagi kita satu orangpun warga negara kita harus mendapat perlindungan, mendapatkan perlakukan, hak haknya sesuai dengan kontrak yang telah kuta tetapkan," kata SBY.

Seorang TKI di Arab Saudi, Kikim Komalasari dibunuh setalah dianiaya. Kikim dibunuh 3 hari sebelum Hari Raya Idul Adha oleh majikannya di Kota Abha. Informasi awal soal tewasnya Kikim ini disampaikan salah satu relawan Pospertki PDI Perjuangan yang berada di kota Abha.

Dalam laporannya kepada pimpinan Korwil Arab Saudi PDI Perjuangan, Kikim dibunuh oleh majikannya dengan cara digorok lehernya. Jenazah Keken ditemukan 3 hari sebelum Hari Raya Idul Adha di sebuah tong sampah umum.

Sebelumnya penyiksaan terhadap TKW Sumiati di Arab Saudi juga terungkap. Sumiati kerap diperlakukan dengan cara kekerasan oleh majikannya. Bahkan majikan Sumiati tega menggunting bibir atas perempuan asal Dompu, NTB.
(ken/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads