JAT: Thoyib adalah Bendahara JAT

JAT: Thoyib adalah Bendahara JAT

- detikNews
Kamis, 18 Nov 2010 18:16 WIB
Solo - Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) menyebut Joko Daryono alias Thoyib yang ditangkap polisi di Sukoharjo hari ini adalah bendahara JAT Pusat. Namun JAT yakin tidak ada dokumen JAT yang disita oleh Densus 88 dari penggeledahan yang dilakukan di rumah Thoyib.

"Benar, dia (Thoyib) adalah anggota JAT. Dia menjabat sebagai aminul mal (bendahara umum -red) JAT. Tugasnya mencatat segala macam catatan keuangan di JAT," ujar juru bicara JAT, Abdul Rachim Ba'asyir, dalam jumpa pers di Markas JAT Pusat di Cemani, Grogol, Sukoharjo, Kamis (18/11/2010).

Namun demikian Iim, demikian Abdul Rachim biasa disapa, yakin tidak ada dokumen atau uang dari JAT yang disita polisi dari penggeledahan dan penyitaan di rumah Thoyib seusai yang bersangkutan ditangkap. Menurutnya, Thoyib tidak pernah membawa pulang dokumen maupun uang milik organisasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iim juga yakin penangkapan itu tidak akan mengganggu jalannya organisasi. Aktivitas jamaah dan kegiatan dakwah di organisasi yang didirikan Abu Bakar Bangaa'asyir tersebut akan tetap berjalan seperti biasanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hari ini aparat dari Densus 88 Antiteror menangkap Joko Daryono alias Thoyib, seorang pengusaha timbn di Sukoharjo. Polisi juga menyita beberapa barang dari rumah Thoyib di Dusun Ngemplak RT 3 RW 1, Desa Gentan, Baki, Sukoharjo. Diantara barang disita adalah sebuah CPU komputer dan beberapa buah buku.

Lebih lanjut Iim menilai penangkapan Thoyyib hanyalah pengalihan isu yang sedang merebak dan cenderung menyudutkan kepolisian, seperti kasus Gayus yang bebas berkeliaran kendati secara resmi merupakan tahanan yang dititipkan di rutan Mako Brimob. Polisi, kata Iim, hanya menggunakan isu terorisme untuk menutupi skandal yang menyudutkan mereka.

(djo/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads