Gara-gara Utang Rp 800 Ribu, Sadimin Tewas Ditusuk

Gara-gara Utang Rp 800 Ribu, Sadimin Tewas Ditusuk

- detikNews
Kamis, 18 Nov 2010 16:52 WIB
Jakarta - Uang sebesar Rp 800 ribu mungkin tidak sebanding dengan nyawa Sadimin (55). Namun Sadimin justru tewas sebagai buntut dari utangnya. Sadimin meregang nyawa setelah ditusuk si pemberi utan, WN (21), karena belum menyelesaikan sisa tunggakan utangnya.

"Jadi ini penganiayaan pelaku WN saat menagih utang ke korban," kata Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Suhandana saat dihubungi wartawan, Kamis (18/11/2010).

Suhandana mengatakan, sebelumnya WN sudah pernah datang ke rumah Sadimin di Jl Gandaria I Kebayoran Baru, Jaksel untuk menagih utang. Namun saat ditagih, korban malah memukul pelaku. Akhirnya pelaku datang lagi hari ini untuk menagih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi nagih terjadi cekcok. Pelakunya keluarkan pisau dan nusuk korban," jelasnya.

Menurut Suhandana, berdasarkan penyelidikan sementara, Sadimin sudah membayar utangnya Rp 250 ribu. Sisa utang tinggal Rp 550 ribu. Diduga pelaku membunuh korban karena dendam.

"Mungkin korbannya kasar. Tempo lalu memukul pelaku pakai tangan kosong. Diduga pelaku dendam," ujarnya.

Pelaku kemudian dijerat pasal 351 jo pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. "Karena pelaku sudah bawa pisau pas datang. Pisaunya sudah diamankan. Pelaku tadi ditangkap di Jl Gandaria V," ungkap Suhandana.



(gus/nvt)


Berita Terkait