Pemerintah Juga Fasilitasi Jual-Beli Sapi Warga Korban Merapi & Swasta

Pemerintah Juga Fasilitasi Jual-Beli Sapi Warga Korban Merapi & Swasta

- detikNews
Kamis, 18 Nov 2010 15:37 WIB
Jakarta - Pemerintah mulai merealisasikan pembelian sapi warga. Namun tidak hanya itu, pemerintah juga memfasilitasi seandainya warga mau menjual sapinya ke pihak swasta (pembeli biasa).

"Tidak hanya membeli sapi, kami juga memfasilitasi pertemuan peternak dengan pembeli swasta," ujar Menteri Pertanian Suswono dalam konferensi pers di Media Center Penanganan Bencana Merapi, Jl Kenari 14 Yogyakarta, Kamis (18/11/2010).

Suswono mengatakan bahwa dengan pertemuan itu, maka opsi yang dimiliki peternak menjadi lebih banyak, antara menjual ke swasta atau ke pemerintah. Tempat pertemuan warga selaku penjual dan swasta pembeli tersebut ada di Wedomartani, Ngemplak, Sleman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika di pertemuan tersebut warga mendapat harga yang lebih rendah dari yang pemerintah tawarkan. Ya sudah jual saja ke pemerintah. Ini kan supaya mereka mendapat peluang lebih banyak untuk mendapatkan harga yang lebih tinggi," terangnya.

Dalam kesempatan ini Suswono juga memaparkan bahwa masih sedikit sekali ternak masyarakat di kawasan bahaya Merapi, yang terdata. Padahal data itu penting untuk mengetahui seberapa banyak peternak yang kehilangan ternaknya.

"Total ternak yang ada di Merapi ada 84.691 ekor. Yang terevakuasi dan terdata ada 10.231 ekor," jelasnya.

Mulai hari ini peternak yang mau menjual ternaknya kepada pemerintah sudah dapat merealisasikan niatnya. Pemerintah telah mulai melakukan pembelian sapi warga sesuai dengan harga yang telah ditetapkan.

Untuk kategori induk sapi perah dihargai Rp 10 juta, dara yang bunting Rp 9 juta, dara tidak bunting Rp 7 juta, pedhet (anak sapi) Rp 5 juta. Selain itu, sapi pedaging dihargai Rp 20.000 per kg.

(fjr/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini