"Tidak hanya membeli sapi, kami juga memfasilitasi pertemuan peternak dengan pembeli swasta," ujar Menteri Pertanian Suswono dalam konferensi pers di Media Center Penanganan Bencana Merapi, Jl Kenari 14 Yogyakarta, Kamis (18/11/2010).
Suswono mengatakan bahwa dengan pertemuan itu, maka opsi yang dimiliki peternak menjadi lebih banyak, antara menjual ke swasta atau ke pemerintah. Tempat pertemuan warga selaku penjual dan swasta pembeli tersebut ada di Wedomartani, Ngemplak, Sleman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan ini Suswono juga memaparkan bahwa masih sedikit sekali ternak masyarakat di kawasan bahaya Merapi, yang terdata. Padahal data itu penting untuk mengetahui seberapa banyak peternak yang kehilangan ternaknya.
"Total ternak yang ada di Merapi ada 84.691 ekor. Yang terevakuasi dan terdata ada 10.231 ekor," jelasnya.
Mulai hari ini peternak yang mau menjual ternaknya kepada pemerintah sudah dapat merealisasikan niatnya. Pemerintah telah mulai melakukan pembelian sapi warga sesuai dengan harga yang telah ditetapkan.
Untuk kategori induk sapi perah dihargai Rp 10 juta, dara yang bunting Rp 9 juta, dara tidak bunting Rp 7 juta, pedhet (anak sapi) Rp 5 juta. Selain itu, sapi pedaging dihargai Rp 20.000 per kg.
(fjr/nwk)










































