detikNews
Kamis 18 November 2010, 14:55 WIB

Protes Penyiksaan Sumiati, Kedubes Arab Saudi Dilempari Pembalut

- detikNews
Protes Penyiksaan Sumiati, Kedubes Arab Saudi Dilempari Pembalut
Jakarta - Ulah majikan tenaga kerja wanita (TKW) Sumiati yang tega melakukan kekerasan pada perempuan 23 tahun itu mendapat reaksi keras di Tanah Air. Kedubes Arab Saudi pun menjadi sasaran protes pengunjuk rasa. Demonstran melempari Kedubes dengan pembalut wanita.

Pembalut yang dilempar ke arah Kedubes diberi bercak merah seperti darah. Beberapa pembalut ditempel di pagar besi Kedutaan. Aksi tersebut dilakukan oleh sekitar 20 orang yang mengatasnamakan Solidaritas Pemuda Indonesia (Spion) untuk TKI di depan Kedubes Arab Saudi, Jl MT Haryono, Jakarta, Kamis (18\/11\/2010).

Humas Spion untuk TKI, Hari Purwanto mengatakan, pelemparan pembalut wanita itu melambangkan dorongan agar Pemerintah Arab Saudi harus berani menindak tegas warganya yang melakukan penyiksaan terhadap Sumiati.

\\\"Buat apa berkumis dan berjanggut kalau pemerintah Arab Saudi tidak berani minta maaf. Itu namanya banci,\\\" ucap Hari.

Meminta pemerintah Arab Saudi meminta maaf dengan cara menyiarkan permintaan maafnya secara internasional. \\\"Kasus ini harus juga dibawa ke peradilan internasional,\\\" lanjutnya.

Spion juga meminta pemerintah bersikap tegas dalam menyikapi kasus Sumiati. SBY harus mengambil sikap tegas, dengan memutuskan hubungan diplomatik karena sudah mencederai hati bangsa.

\\\"Hentikan pengiriman TKI ke luar negeri. Pemerintah harus tegas dalam permasalahan ini. Karena TKI merupakan pahlawan devisa negara,\\\" lanjutnya.

Demonstrasi yang berlangsung sejak pukul 13.50 WIB tidak berjalan lama. Karena pada 14.10 WIB, para pendemo meninggalkan lokasi. Sebelumnya sempat terjadi kericuhan saat polisi mempertanyakan izin aksi. Namun demonstran berkeras telah menyerahkan permohonan ke Polda Metro Jaya.

Aksi tersebut dijaga sekitar 50 polisi dari Polres Jakarta Timur dan pengamanan objek vital Polda Metro Jaya. Lalu lintas di depan Kedubes Arab Saudi agak tersendat karena banyak pengemudi yang memperlambat laju kendaraannya untuk melihat aksi itu.

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Gatot Abdullah Mansyur mendapatkan data, Sumiati berangkat ke Arab Saudi pada 18 Juli 2010 melalui PT Rajana Palam Putri yang beralamat di Tanjung Barat, Bekasi. Sepanjang bekerja, Sumiati kerap disiksa.

Dari foto yang beredar, bibir bagian atas perempuan asal Dompu, Nusa Tenggara Barat itu digunting dan rambut kepalanya digunduli. Sumiati mengalami luka berat pada sekujur tubuh, wajah dan kedua kakinya sehingga harus dirawat intensif di RS. Dubes Arab Saudi Abdul Rahman Al Khayyath menjamin, kasus ini tidak akan mandeg di tengah jalan.




(vit/ken)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed