Khamarul Hamza Wafat Saat Mau Wudhu

Laporan dari Arab Saudi

Khamarul Hamza Wafat Saat Mau Wudhu

- detikNews
Kamis, 18 Nov 2010 14:35 WIB
 Khamarul Hamza Wafat Saat Mau Wudhu
Makkah - Seorang jamaah kloter 4 embarkasi Banda Aceh (BTJ) Khamarul Hamza Bin Sulaiman wafat sesaat setelah terjatuh di toilet Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Makkah.

Wakil Kepala Daerah Kerja (Wakadaker) Makkah bidang kesehatan dr Taufik menyatakan, Kamarul meninggal pukul 18.15 waktu Arab Saudi, Rabu (17/10/2010) kemarin malam.

"Meninggalnya pas maghrib. Mungkin ke toilet mau ambil wudhu," kata Taufik kepada detikcom, Kamis (18/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang petugas kesehatan yang akan wudhu di toilet menemukan Kamarul yang terjatuh dan langsung membawanya ke ruang perawatan untuk diperiksa. Saat diperiksa Khamarul yang berusia 76 tahun itu sudah meninggal.

"Tidak benar kalau ada informasi dia ketahuan meninggal setelah dua hari. Kan toilet itu toilet umum selalu ramai orang," kata dr Taufik.

Saat ditemukan, jasad Khamarul pun belum kaku. Khamarul meninggal diduga akibat serangan jantung.

Setelah Khamarul, jamaah yang tercatat wafat di BPHI Makkah adalah Dini Niib dari kloter 37 embarkasi Jakarta-Saudi (JKS). Dini meninggal dalam usia 83 tahun.

"Ada 130 an jamaah yang dirawat di BPHI. Mayoritas dengan keluhan pernafasan dan gula," kata dr Taufik.

Sementara berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, jumlah jamaah yang meninggal 141 orang. Dari jumlah tersebut 9 jamaah wafat di Mina. Terakhir jamaah yang tercatat wafat di Mina adalah Jarmo Suwarno Bin Romo
Sodiro. Jamaah kloter 45 embarkasi Solo (SOC) itu meninggal pukul 14.15 waktu Arab Saudi, Rabu (17/11/2010) kemarin.

Dr Taufik mengimbau jamaah yang saat ini berada di Mina untuk mabit dan melontar jumroh, agar sebaiknya melakukan mabit di dalam tenda. Bila terpaksa mabit di luar atau alam terbuka sebaiknya melengkapi diri dengan jaket, masker dan kacamata.

"Karena dingin dan banyak angin tentu saja lebih baik jangan terlalu sering di luar tenda," imbau dr Taufik.

(iy/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads