Krakatau Steel Akui Pernah Ada Wartawan yang Meminta Jatah Saham

Krakatau Steel Akui Pernah Ada Wartawan yang Meminta Jatah Saham

- detikNews
Kamis, 18 Nov 2010 12:35 WIB
Jakarta - Krakatau Steel mengamini adanya sejumlah wartawan yang meminta jatah saham. Namun pihak Krakatau Steel kemudian meminta agar para wartawan tersebut langsung berhubungan dengan underwriter.

"Pernah ada yang meminta saham, cuma kita minta langsung saja ke underwriter," kata Corporate Communication Krakatau Steel, Wawan Hermawan saat dihubungi detikcom, Kamis (18/11/2010).

Wawan juga mengaku tidak tahu menahu dengan rumor yang beredar soal dugaan pemerasan oleh oknum wartawan tersebut. Dia beralasan baru tahu adanya rumor ini dari pemberitaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya baru tahu tadi pagi. Saya mendengar selentingan, beberapa wartawan dapat saham KS, saya tidak tahu mereka dapat dari mana," terangnya.

Wawan juga mengaku tidak melakukan pelaporan ke Dewan Pers terkait isu pemerasan ini. "Terus terang baru tahu tadi," klaimnya.

Sebelumnya, Dewan Pers tengah melakukan penelusuran terkait dugaan sejumlah oknum wartawan melakukan 'pemerasan' terkait penjualan saham perdana PT Krakatau Steel. Diduga sejumlah wartawan itu meminta jatah saham senilai 1.500 lot atau 750 ribu lembar saham.

"Kita baru ada laporan-laporan nonformal. Kita sedang mencari masukan," kata anggota Dewan Pers Bekti Nugroho saat dihubungi detikcom.

Sedang Aliansi Jurnalis Independen mendorong agar pelapor yang mengetahui soal pemerasan ini, melakukan laporan secara resmi, yakni kepada kepolisian kalau ada pemerasan dan ke Dewan Pers apabila terkait pemberitaan.

"Ini menyangkut nama baik pers Indonesia," kata Ketua AJI Jakarta Wahyu Dyatmika. (ndr/nvt)


Berita Terkait