Perayaan Idul Adha di Houston & Rabat Berlangsung Sederhana

Perayaan Idul Adha di Houston & Rabat Berlangsung Sederhana

- detikNews
Kamis, 18 Nov 2010 02:00 WIB
Perayaan Idul Adha di Houston & Rabat Berlangsung Sederhana
Jakarta - Ratusan masyarakat Indonesia di Houston, Amerika Serikat dan sekitarnya melakukan salat Idul Adha 1431 H bersama pada Selasa 16 November 2010. Salat dan perayaan Idul Adha tahun ini membawa makna tersendiri bagi masyarakat Indonesia di Houston yang jauh dari tanah air.

"Pertama, untuk lebih meningkatkan ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat. Dalam hal ini, hubungan antara  manusia dengan maha pencipta, Allah SWT," ujar Konsul Jenderal RI di Houston Al Busyra Basnur dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (17/11/2010).

Kedua, lanjut Basnur, salat Id menjadi sarana mempererat persahabatan dan persatuan masyarakat Indonesia di Houston dan sekitarnya. Dalam hal ini, hubungan horizontal, sesama manusia dalam masyarakat Indonesia.

"Ketiga, meningkatkan rasa cinta kepada tanah air. Sebab dalam suasana seperti Idul Adha ini, masyarakat Indonesia akan sangat terkenang pada situasi peringatan Idul Adha di tanah air yang selalu meriah namun penuh khusuk," imbuhnya.

Bertempat di KJRI Houston yang terletak di 10900 Richmond Ave, Salat Idul Adha yang dimulai pukul 9 waktu setempat tersebut diselenggarakan oleh KJRI Houston, ICMI Orsat Houston dan Masyarakat Muslim Indonesia lainnya di Houston. Selain masyarakat Muslim Indonesia, ikut pula masyarakat Muslim lain dari berbagai negara sahabat yang berdomosili di Houston.

Sementara itu di Rabat, Maroko, perayaan Idul Adha terasa hangat dan penuh kekeluargaan. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, masyarakat Indonesia di Rabat dan kota sekitarnya berkumpul untuk melaksanakan solat Idul Adha yang diadakan di Ruang Serba Guna KBRI.

"Usai solat Ied, Dubes RI H. Tosari Widjaya dan Ibu berkesempatan menerima ucapan selamat hari raya Idul Adha dari masyarakat Indonesia yang hadir. Masyarakat Indonesia berjumlah sekitar 100 orang, membuat perayaan Idul Adha terasa hangat dan penuh kekeluargaan seperti di tanah air," ujar Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Rabat Rahmat Azhari dalam rilis yang diterima detikcom.

Rahmat mengatakan menu lebaran kali ini adalah opor dan lontong sayur, sedangkan untuk desertnya dihidangkan kue bolu, pastel dan bakwan. Makanan pun di serbu habis oleh masyarakat Indonesia yang sebagian besar adalah mahasiswa.

"Masakan ini cukup memuaskan dahaga masyarakat Indonesia yang rindu kampung halaman,"  tambahnya.

Seperti pada tahun sebelumnya, KBRI menerima titipan domba kurban yang disembelih secara bergotong royong di halaman belakang gedung KBRI. Tahun ini KBRI memotong lima ekor domba, yang disumbangkan masing-masing oleh Dubes RI, Kepala Kanselarai, staf KBRI, masyarakat Indonesia dan Raja Maroko Mohammed VI.

"Usai pemotongan, hewan kurban tersebut sebagian dimasak tongseng dan sate untuk kemudian disantap bersama di KBRI dan sebagian lagi disumbangkan kepada WNI dan masyarakat lain di sekitar Rabat," tutupnya.


(mpr/mad)


Berita Terkait