"Sekarang kita lengkapi CCTV, di pintu masuknya kita pakai pemindai sidik jari, sudah kita pasang semuanya," ujar Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi usai mengikuti salah Idul Adha, di Lapangan Bhayangkara, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2010)
Ito yakin, keberadaan CCTV di rutan tersebut cukup membantu untuk memantau siapa saja yang keluar masuk. Dan dia yakin, tidak ada yang bisa masuk ke rutan tersebut jika bukan berasal dari Bareskrim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi Insya Allah, untuk saat ini di Rutan Brimob Kelapa Dua tidak memungkinkan orang yang bukan merupakan kewenanganya ato tidak diperkenankan masuk, itu bisa masuk begitu aja," lanjut Jendral Bintang tiga ini.
Rutan Mako Brimob sendiri hingga saat ini, dikatakan Ito, masih dalam kondisi yang sangat kondusif. Hingga saat ini menurutnya semua masih dalam keadaan aman.
"Belum, belum ada (ancaman)," imbuhnya.
Sebelumnya, DPR meminta Polri untuk memberikan pengamanan lebih ketat pada Gayus. Permintaan itu sengaja diajukan mengingat, karena Gayus dianggap sebagai saksi kunci untuk kasus mafia pajak.
(lia/gah)










































