"Isu itu saya kira sesuatu yang tidak layak kita teruskan, itu suatu bentuk intrik politik dan itu tidak ada gunanya dan tidak ada manfaatnya untuk bangsa yang produktif," ujar Ical usai salat Idul Adha di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (17/11/2010).
Menurut Ical, intrik tersebut sengaja ditebar oleh kalangan yang takut dengan kekuatan Golkar. Ical meminta pihak yang menebar intrik untuk memilih jalan persahabatan membangun bangsa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam berita Kompas Jumat (12/11/2010) disebutkan bahwa kompas memperoleh informasi bahwa pada Sabtu pagi, Ical disebut-sebut bertemu dengan Gayus di sebuah resort yang dimilikinya. Ical diduga didampingi oleh Fuad Hasan Masyhur, Ketua bidang informasi dan penggalangan opini DPP Golkaryang juga pemilik travel haji dan umrah yang terkenal.
Sebelumnya diberitakan Golkar mengancam akan menempuh langkah hukum jika isu tidak sedap terkait pertemuan Ical dengan Gayus di Bali terus dihembuskan. Gayus sendiri sudah mengakui dirinya adalah sosok pria yang mengenakan wig yang tertangkap kamera sedang menonton pertandingan tenis di Bali.
(gun/van)










































