Prijanto Imbau Warga DKI Tidak Buang Sampah Ke Sungai

Prijanto Imbau Warga DKI Tidak Buang Sampah Ke Sungai

- detikNews
Selasa, 16 Nov 2010 18:30 WIB
Jakarta - Banjir di Jakarta salah satunya disebabkan perilaku warganya yang sering membuang sampah ke sungai atau saluran air di tempat mereka tinggal. Hal ini menyebabkan tersumbatnya saluran air dan sungai sehingga banjir melanda pemukiman warga.

Wakil Gubernur DKI Prijanto pun mengimbau agar warga tidak membuang sampah ke saluran air.

"Kalau membuang sampah ke saluran air, pasti jadi banjir. Dan dimana-mana saya selalu serukan itu," terang Prijanto saat menyambangi kawasan Kalijodo, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (16/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut pria yang akrab di sapa Pri ini, perilaku tersebut selain menimbulkan banjir karena saluran mikro terhambat juga menyebabkan lingkungan menjadi tidak sehat.

"Kali ini seharusnya mengalir, tapi karena sampah dimana-mana, jadi mandek alirannya. Baunya juga tidak enak," ujar Pri sambil menunjuk ke arah Kali Tubangus Angke.

Meski demikian, Pemprov DKI sulit untuk membuat peraturan terkait perilaku warga Jakarta tersebut. Peraturan dilarang membuang sampah baru diterapkan di kawasan taman.

"Kalau di taman, ada Perda yang mengatur larangan membuang sampah, tapi kalau di pemukiman sulit. Karena buang sampahnya disini, banjirnya belum tentu disini. Sulit juga pengawasannya," terangnya.

Menurut mantan Aster Kasad ini banyaknya sampah yang dibuang ke sungai membuatย  beberapa sungai di Jakarta alirannya sangat lambat dan terkesan mandek, selain itu warnanya pun hitam.

"Kalau mengalir saja sulit, kalau hujan pasti banjir atau banyak genangan. Makanya saya minta perangkat dari Walikota, Camat sampai RT untuk selalu mengingatkan warga agar tidak membuang sampah ke sungai," imbuhnya.

(her/rdf)


Berita Terkait