"Nggak (konfrontir) lah. Karena semua petunjuk baik dari pada keterangan saksi maupun terperiksa, tersangka itu semuanya sudah cukup dan bukti-bukti yang kita peroleh kita anggap sudah cukup sehingga sekarang sudah proses pemberkasan," ujar Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (16/11/2010).
Ito mengatakan, penyidikan kasus penyuapan Gayus hampir selesai. Dalam waktu dekat penyidik bisa melengkapi berkas untuk diajukan ke kejaksaan. "Dengan target bahwa ini harus segera selesai. Insya Allah dalam waktu dekat sudah kita limpahkan," jelas Ito.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua untuk proses penyidikan pasti dilakukan oleh penyidik. Apakah itu konfrontir, pemeriksaan masing-masing itu semua kita lakukan," jelasnya.
Tapi untuk penanganan suatu perkara, lanjut Ito, bukan berdasar pada pengakuan seseorang saja. Melainkan berdasarkan pada bukti permulaan yang cukup. "Nah itu yang sudah kita dapat sekarang," cetusnya.
Sebelumnya, pengacara Iwan, Burhan Bangun mengatakan, kliennya dijadwalkan dikonfrontir dengan Gayus, Selasa ini. Namun, ia menjelaskan hingga siang ini agenda itu masih belum dilakukan.
"Belum tahu. Memang kata penyidik, Selasa. Tapi sampai sekarang belum nih. Mungkin tidak jadi," jelasnya saat dihubungi.
Gayus berhasil ditangkap di rumah mewahnya yang berharga miliaran rupiah di Kelapa Gading pada Minggu (7/11) malam. Kasus Gayus makin heboh setelah muncul foto pria mirip Gayus dan mirip istrinya sedang menonton tenis di Nusa Dua Bali pada 5 November pukul 21.00 WIB.
Dari keterangan pihak kepolisian, Gayus diketahui memberi uang per minggunya ke Kepala Rutan Rp 5 juta dan per bulannya Rp 50-60 juta sejak Juli 2010. Sedang untuk petugas jaga berpangkat bintara Rp 5-6 juta per bulan.
Kepala Rutan Brimob Kompol Iwan Siswanto bersama 8 anak buahnya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Kesembilan orang itu terkena pasal 5 ayat 2 pasal 11, pasal 12, UU Tipikor. Awalnya Gayus sempat membantah mengenai kepergiannya ke Bali. Namun saat sidang di PN Jaksel, Senin (15/11), Gayus pun mengaku sambil mengeluarkan air matanya.
(ape/gus)










































