Pemerintah Harus Bela Sumiati Demi Harga Diri Bangsa

TKW Disiksa di Arab Saudi

Pemerintah Harus Bela Sumiati Demi Harga Diri Bangsa

- detikNews
Selasa, 16 Nov 2010 12:45 WIB
Jakarta - Penyiksaan terhadap TKW asal Indonesia, Sumiati, di Arab Saudi bukan sekedar kasus kriminal biasa. Ada persoalan harga diri bangsa yang dipertaruhkan. Pemerintah harus mati-matian membelanya.

"Sudah merupakan penghinaan terhadap bangsa Indonesia. Kenapa para majikan bertindak brutal hanya kepada PRT dari Indonesia?" kata anggota Komisi I DPR, Tantowi Yahya, lewat pesan singkat, Selasa (16/11/2010).

Menurut politisi Golkar ini, pemerintah harus menjawab pertanyaan di atas. Sebab, masalah penyiksaan TKI bukan lagi persoalan yang diselesaikan per kasus.

"Harus ada desain besar pemerintah terkait dengan perlindungan dan pembelaan TKI di luar negeri. Sudah saatnya pemerintah mengkoordinir seluruh kementerian dan lembaga serta para stakeholder lainnya di bidang ini untuk membereskan permasalahan besar ini," jelasnya.

Tantowi juga meminta presiden agar mengevaluasi sejumlah pejabat di kementerian terkait yang bertanggung jawab terhadap perlindungan TKI di luar negeri.

"Ini soal harga diri bangsa dan keselamatan warga kita di luar negeri," tutupnya.

Sumiati berasal dari Dompu, Bima, Nusa Tenggara Barat. Dia bekerja di Madinah sejak Juli 2010. Sepanjang bekerja, Sumiati kerap disiksa.

Bahkan bibir bagian atasnya digunting. Sumiati mengalami luka berat pada sekujur tubuh, wajah dan kedua kakinya sehingga harus dirawat intensif di RS.

Penyiksaan pada Sumiati terkuak pada Senin 7 November. Kala itu Sumiati dibawa ke rumah sakit swasta di Madinah. Karena luka yang dideritnya sangat luar biasa, RS itu merujuknya ke RS King Fahd.

Sumiati tiba di Madinah pada 18 Juli 2010 dengan gaji 800 riyal. Dia sering disiksa oleh ibu dan anak perempuan majikannya.
(mad/rdf)


Berita Terkait