Para pengungsi yang menempati kantong-kantong pengungsian di sekitar pos pengungsian di Muntilan melaksanakan salat Ied di lapangan Pasturan atau Lapangan Pemerintah Daerah, Jl. Kartini , Kecamatan Muntilan, Magelang.
Sementara pengungsi yang berasal dari Kecamatan Srumbung, Dukun dan Sawangan yang dekat dengan Gunung Merapi dalam menunaikan salat Idul Adha berbaur denganย warga sekitar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imam sekaligus khatib salat Ied, Suratin Rahmad, dalam khotbahnya menyatakan arti pentingnya bersabar dalam menghadapi bencana. Sebab semua itu adalah cobaan dari Allah.
"Ini adalah cobaan dari Allah, kita harus bersabar dan berdoa. Kita tingkatkan iman dan taqwa kepada Allah," ujar Suratin.
Suwarti (35), warga Dusun Talun, Kecamatan Dukun, Magelang mengaku sangat sedih harus menunaikan salat Ied di pengungsian.ย Dia sudah dua pekan tinggal di pos pengungsian di SMP Kanisius Muntilan.
"Inginnya saya bisa menunaikan salat Id di sekitar rumah. Tetapi kalau kondisinya masih seperti mau bagaimana lagi," ungkap Suwarti.
Sejumlah jamaah, khususnya wanita, memang terlihat meneteskan air mata saat melakukan doa bersama-sama. Beberapa di antaranya bahkan terlihat sesenggukan.
(djo/djo)











































