Pantauan detikcom, Senin (15/11/2010) sudah banyak yang berubah dari kota yang luluh lantak sejak 4 Oktober lalu ini. Aktivitas warga sudah mulai terlihat normal di pasar-pasar. Warga juga terlihat sedang memperbaiki rumah-rumah mereka yang hancur akibat air bah. Jalan-jalan sudah mulai rapi dan terbuka dari gundukan batu juga kayu.
Bupati Teluk Wondama Derek Ampnir menegaskan bahwa banjir tersebut murni karena faktor alam. Tidak benar jika ada penebangan liar seperti yang diberitakan media masa selama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data di posko utama tercatat jumlah penduduk Kabupaten Teluk Wondama 26.311 jiwa. Jumlah korban meninggal 173 orang, hilang 118 orang, luka berat 168 orang dan luka ringan 3374 orang. 682 rumah rusak berat terbanyak di tiga desa yakni Sanduai, Wasior 1 dan Wasior 2. Rekapitulasi kerugian bencana yang sekitar Rp 382.405.000.000.
"Pencarian orang hilang sudah dihentikan setelah 40 hari," kata Derek.
(mpr/nrl)











































