Berdasarkan data seismograf Balai Penyelidikan dan Pengembangan Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta , Senin (15/11/2010) dari pukul 00.00-20.00 WIB, sama sekali tidak terjadi awan panas.
Sedangkan untuk gempa vulnaik terjadi 24 kali. Guguran 20 kali dan tremor beruntun terus terjadi. Sementara itu titik api diam terus terpantau di puncak Merapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hujan abu dengan intensitas sangat tipis juga terjadi di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya. Berdasarkan pantauan detikcom di Berbah, Sleman debu yang jatuh dari langit tersebut, begitu lembut dapat terlihat melalui sorot lampu motor atau mobil.
Hujan abu ini tidak dapat dilihat secara kasat mata apalagi dalam kondisi malam hari namun dapat dirasakan dari rasa perih di mata. Semakin ke utara maka kadar hujan abu akan terasa semakin tebal.
(fjr/nwk)











































