Pantauan detikcom di Bandara Adisutjito, Senin (15/11/2010) petang, suasana tampak begitu lengang di halaman depan. Parkiran motor maupun mobil hanya diisi kurang dari 20 persen kapasitas tempat tersebut.
Tak terdengar suara riuh dari speaker bagian informasi bandara seperti yang biasa didengungkan kala kondisi normal. Suara dari petugas informasi stasiun Maguwo yang berada tepat di depan bandara pun terdengar begitu nyaring.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemandangan serupa juga nampak ketika memasuki ruang check in. Tak ada satu pun sosok manusia yang berjaga di counter-counter check in yang pada kondisi normal selalu ditunggui oleh petugas dari maskapai penerbangan.
Tulisan 'closed' menjadi corak seragam dari counter satu dan yang lainnya. Counter oleh-oleh dan jajanan yang berada tak jauh dari ruang check in, juga terpantau sepi.
Beranjak ke dalam, di ruang tunggu terminal penerbangan, tampak sekitar delapan orang yang membentuk satu kelompok di kursi yang berdekatan. Namun mereka bukan calon penumpang. Mereka adalah petugas keamanan bandara yang tengah ngerumpi sambil menyaksikan tv plasma.
Namun apa yang mereka lakukan itu bisa dimaklumi. Pasalnya mereka tetap diwajibkan masuk meski bandara berstatus tidak aktif sejak 5 November lalu.
"Ya beginilah mas keadaannya. Sepi. Petugas keamanan, SPC (petugas airport tax) dan cleaning service tetap diharuskan masuk," ujar petugas keamanan Rakino yang mengantarkan detikcom sampai ke ruang tunggu terminal keberangkatan.
(fjr/mad)











































