"Senjata yang digunakan rakitan dengan model Kaliber 38. Pengembangan dilakukan mencari tempat rakitan senjata ke Lampung," kata Kepala Polsek Pulo Gadung, Komisaris Dani Hamdani, saat dihubungi wartawan, Senin (15/11/2010).
Perampokan di Gading Mas Salon, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, terjadi pada Minggu 7 November 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku mengaku senjatanya baru pertama kali digunakan. Tapi itu menurut pengakuan dia dan polisi terus melakukan pengembangan," ujarnya.
Dani mengatakan modus yang dilakukan JF termasuk komplotan yang terbilang sering beraksi dengan senjata api. "Kalau dilihat modusnya sepertinya pemain lama," kata Dani.
JF ditangkap setelah sebelumnya hendak kabur dengan motor Yamaha Mio hasil curiannya. Namun, pelariannya tidak berjalan lancar. JF terjatuh dari motor karena hilang kendali tak jauh dari lokasi pencurian.
Saat aksinya, JF sempat kepergok pemilik motor dan memuntahkan timah panas ke udara di tengah kepungan warga.
Aksi perampokan bersenjata api kian marak di Jakarta Timur. Keesokan harinya, Senin (8/11), perampok bersenjata api beraksi di jembatan layang Kampung Melayu ke arah Tebet.
Masih dalam pekan yang sama, Sabtu (13/11), aksi perampokan juga terjadi di sebuah rumah di Jl Raya Bogor. Pelaku yang berjumlah 4 orang itu berhasil membawa kabur uang sebesar Rp 650 juta, satu unit laptop, dan HP.
(ahy/aan)











































