"Hari ini dia izin, dan dia memang sudah mengajukan izin nggak masuk sejak Jumat kemarin," ujar salah satu pegawai bagian Kepegawaian DRPD DKI Jakarta yang enggan disebutkan namanya saat ditemui wartawan, Senin (15/11/2010).
Dia tidak berbicara banyak saat ditanyai tentang aktivitas Milana selama berkantor di DPRD. Dia hanya mengaku mengenal Milana. "Kalau kenal ya kenal, itu saja ya, lebih lajutnya tanya atasan kita saja," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya mendapatkan perlakuan istimewa, belakangan teman-teman Milana mulai sulit saat dimintai tanggapan soa bolosnya Milana. Seolah semua menjadi tutup mulut di mana informasi hanya bisa diperoleh melalui satu pintu yaitu atasan langsung Milana, Yayan Sofyan.
"Teman yang lain aja dulu," ujar seorang pegawai.
"Sudah ya mbak sama Bapak (Yayan) langsung," lanjut dia.
Milana baru sekitar 5 bulan lalu menjadi pegawai di bagian persidangan. Sebelum akhirnya dimutasi ke bagian persidangan, Milana seorang staf khusus sekretaris Ketua DRPD selama lebih kurang 2 tahun.
Sejak suaminya menjadi terdakwa kasus mafia pajak, nama Milana seolah-olah menjadi terkenal. Dimulai saat Milana diduga terbang ke Singapura bersama Gayus untuk bersembunyi, sampai yang terakhir diduga ikut dalam 'pelesiran' Gayus ke Bali yang seharusnya meringkuk di tahanan.
Yang jelas saat kasus pajak itu mulai heboh, saat itu pula Milana mulai jarang berkantor. Bahkan menurut atasannya, dua bulan terakhir sejak September batang hidung Milana sama sekali tidak kelihatan.
"Saya sudah sering tanya dia, kamu kemana aja si nggak pernah masuk," ujar Kesub Persidangan DPRD, Yayan Sofyan, Kamis (11/11) lalu.
Yayan saat itu juga mengatakan, bahwa pihaknya telah melayangkan surat teguran atas tindakan Rani (panggilan Milana) tersebut. Hanya saja untuk sanksi dia menyerahkannya ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Namun, hingga hari Jumat (12/11) ini tak seorang pun dari pihak BKD bisa dimintai klarifikasi. Wartawan hanya mendapatkan jadwal-jadwal pengajuan cuti Milana yang dilakukan sejak sang suami berurusan dengan hukum.
Berikut ini jadwal izin yang diajukan Milana berdasarkan data dari Bagian Kepegawaian DPRD DKI Jakarta:
-Tanggal 25-30 Maret 2010, Milana mengajukan Surat keterangan sakit dari Trendis Clinic Rukan Gading Park View.
-Tanggal 6-16 April 2010, Milana mengajukan cuti tahunannya untuk tahun 2010, selama 9 hari.
-Tanggal 23 April - 6 Juni 2010, Milana mengajukan cuti besarnya karena harus panggilan Bareskrim Polri Direktorat III/pidana Korupsi & WCC, selama 45 hari terhitung. Dan cuti itu berhak diambilnya mengingat Milana telah bekerja secara terus menerus selama 5 tahun sebagai PNS.
-Setelah cuti besar, pada tanggal 22 Juli 2010 dengan nomor surat 492/-083.23. Milana mengajukan permohonan pindah kerja kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemprov DKI Jakarta dengan tembusan surat permohonan pindah kerja.
(lia/mad)










































