DPRD Sleman Minta Pemerintah Pusat Serius Ganti Ternak Korban Merapi

DPRD Sleman Minta Pemerintah Pusat Serius Ganti Ternak Korban Merapi

- detikNews
Senin, 15 Nov 2010 11:09 WIB
DPRD Sleman Minta Pemerintah Pusat Serius Ganti Ternak Korban Merapi
Jakarta - Para pengungsi mulai putus asa dengan janji pemerintah yang akan membeli ternak-ternak milik warga di sekitar lereng Merapi. DPRD Kabupaten Sleman pun meminta pemerintah pusat benar-benar melaksanakan janji tersebut.

"Kita berharap itu benar-benar direalisasikan. Banyak warga yang sudah putus asa menunggu janji yang tidak kunjung datang," ujar Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Koeswanto, saat berbincang dengan detikcom, Senin (15/11/2010).

Menurut Koeswanto saat ini warga di Kabupaten Sleman sudah banyak yang terpaksa menjual murah ternak mereka karena hingga kini belum ada kepastian soal pembelian ternak warga korban Merapi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertimbangannya warga sekarang butuh uang. Di sisi lain, warga juga mulai kesulitan memberi pakan ternak. Daripada mati kelaparan, akhirnya ternak dijual murah ke pembeli yang mau," terang politisi PDIP ini.

DPRD Sleman menilai, pemerintah pusat kurang serius mendata untuk membeli ternak warga. DPRD tidak dilibatkan dan tidak tahu menahu soal anggaran pembelian ternak tersebut.

"Kita tidak tahu apakah semuanya ditanggung pemerintah pusat, atau pemerintah kabupaten atau provinsi ikut membantu soal pembelian ternak. Kita sama sekali tidak dilibatkan," sesalnya.

Sedangkan Menteri Pertanian mengakui, ternak yang didata baru 10 persen saja. Sementara, Presiden SBY memerintahkan sapi dibeli pemerintah dengan harga layak.

Pemerintah telah menjanjikan dana Rp 100 miliar untuk membeli sapi milik peternak yang menjadi korban letusan Gunung Merapi. Harga sapi pun bervariasi mulai dari anak sapi yang dihargai Rp 5 juta sampai sapi perah Rp 10 juta.

(her/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads