Aktivitas Merapi Sudah Tak Eksplosif, Hanya Guguran Awan Panas

Aktivitas Merapi Sudah Tak Eksplosif, Hanya Guguran Awan Panas

- detikNews
Minggu, 14 Nov 2010 13:30 WIB
Aktivitas Merapi Sudah Tak Eksplosif, Hanya Guguran Awan Panas
Jakarta - Status Gunung Merapi hingga kini masih dinyatakan awas. Kendati demikian, aktivitas Merapi sudah tak eksplosif lagi, hanya sesekali terjadi guguran awan panas.

"Kami telah menaruh alat deteksi lahar, di sungai-sungai yang berhulu di Merapi. Untuk aktivitas Merapi sudah berubah, yang semula eksplosif, sekarang jadi awan panas guguran, dari lava," kata Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) R Sukhyar kepada wartawan saat konferensi pers di Media Centre Tanggap Darurat Bencana Merapi di Lantai 1 Gedung Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan (PIP2B), Jl Kenari 14A, Yogyakarta, Minggu (14/11/2010).

Sukhyar mengatakan, bahaya Merapi masih berupa lahar dingin. Tapi aktivitas Merapi sudah berubah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

zona aman di sejumlah kabupaten yang letaknya berada di sekitar Merapi kini juga telah direvisi. Zona aman yang direvisi yakni untuk daerah Boyolali dan Klaten, Jawa Tengah, zona aman menjadi 10 Km. Untuk Magelang, Jawa Tengah 15 Km dan Sleman, DIY, zona aman masih tetap 20 Km.

"Kondisi Merapi sampai saat ini masih berstatus awas. Namun ada revisi zona dampak letusan," ujar Sukhyar.

Rekomendasi zona aman ini telah menjadi ketetapan resmi yang diketahui kepala BNPB. Masa tenang Merapi sama seperti tanggal 26 Oktober-3 November. Sementara tangal 3-8 November merupakakan aktivitas Merapi yang paling tinggi.
(gun/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads