Emil Salim: Pemindahan Ibukota dari Jakarta Mubazir

Emil Salim: Pemindahan Ibukota dari Jakarta Mubazir

- detikNews
Minggu, 14 Nov 2010 11:55 WIB
Emil Salim: Pemindahan Ibukota dari Jakarta Mubazir
Jakarta - Mantan Menteri Lingkungan Hidup Emil Salim tidak setuju kalau pusat pemerintahan dipindahkan dari Jakarta. Dia lebih setuju mal atau kampus yang keluar dari Jakarta. Pemindahan ibukota keluar Jakarta hanya membuang-buang uang.

"Pusat pemerintahan tetap di Jakarta, terutama di sekitar Lapangan Monas. Simbol pemerintahan Istana dan sekitar Lapangan Monas bangunan pemerintahan," kata Emil saat dihubungi detikcom, Minggu (14/11/2010).

Saat ini bangunan di sekitar lapangan Monas, mulai dari Medan Merdeka Barat, Selatan, dan Utara sudah berdiri bangunan pemerintahan. Mulai dari MA, Perhubungan, MK, dan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dipindahkan mubazir investasi. Jadi pusat-pusat kantor itu harus dibangun lagi, apakah namanya di Jonggol atau Palangkaraya tentu harus investasi lagi," jelasnya.

Kekhawatiran macet total tidak bergerak pada 2014 pun tidak cukup waktu untuk mengatasinya kalau dengan memindahkan ibukota. Jakarta akan lebih baik memindahkan kampus dan mal ke kawasan Jabodetabek.

"Jadi Jakarta menjadi kota jasa yang mengkhususkan pada service pemerintahan. Sedang gula-gula lainnya disebar ke kota satelit di sekitarnya, menurut fungsi masing-masing," tambahnya.

Dia berharap pada 2025 mendatang kota-kota di sekitar Jakarta bisa memiliki kemampuan seperti halnya Kota Jakarta. "Jakarta harus bekerjasama dengan kawasan Jabodetabek, Jakarta harus menghidupkan kota-kota di sekitarnya," tutupnya.

(ndr/mad)


Berita Terkait