"Saya yakin bahwa tim kesehatan kita sudah mempersiapkan semua itu," kata Suryadharma saat diminta tanggapan tentang adanya kasus H1N1 di tanah suci usai acara ta'aruf di Balai Pertemuan Jabal Nur, Makkah, Sabtu (13/11/2010).
Adanya jamaah Indonesia terindikasi kena virus H1N1 diungkapkan oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Wan Alkadri. Jamaah tersebut merupakan jamaah yang berangkat dari embarkasi Surabaya pada 26 Oktober 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suryadharma meminta agar jamaah yang terindikasi H1N1 itu diisolasi agar tidak menular pada jamaah lain. Meski sudah diisolasi, jamaah diingatkan risiko tertular tetap ada sehingga tetap melakukan antisipasi seperti menjaga kesehatan dan kebersihan.
"Mereka yang terkena harus segera diisolasi agar tidak merembet ke yang lain," kata Suryadharma.
Alkadri sebelumnya mengimbau jamaah tidak perlu khawatir karena obat-obatan seperti tamiflu tersedia cukup.
Selain jamaah Indonesia, ada dua jamaah lainnya yang terindikasi H1N1 yakni jamaah dari Inggris dan India.
(iy/anw)










































