"Kementerian Pertanian siap membantu. Tersedia 61 miliar dari relokasi mata anggaran di Kementerian Pertanian," ujar Mentan Suswono seusai mengunjungi Koperasi Ternak Wargo Mulyo di Lapangan Tlogo Adi, Mlati, Sleman, Sabtu (12/11/2010) siang.
Menurut Suswono, kebijakan untuk membeli sapi warga di kawasan bahaya Merapi memang ditujukan agar membuat masyarakat yang memiliki sapi tenang. Sehingga mereka tidak perlu khawatir berlebihan dengan kondisi ternaknya yang masih berada di atas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui pemerintah, yang disampaikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengambil kebijakan untuk membeli ternak pengungsi. Untuk itu pemerintah menganggarkan 100 miliar demi terlaksananya korban tersebut.
Namun banyak yang menilai, anggaran sebesar itu belum cukup untuk dapat membeli seluruh sapi warga (yang mau menjual) di lereng Merapi. Salah satu penilaian datang dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima.
"Dengan dana yang hanya sebesar itu, saya yakin tidak akan tidak mencukupi. Bahkan untuk ternak warga Merapi di Klaten saja mungkin kurang karena di Klaten mencapai 19 ribu, kecuali setiap ternak dibeli dengan sangat murah seperti yang dilakukan para makelar ternak yang dulu disesalkan presiden," ujarnya di pendopo Kabupaten Klaten, Jumat (12/11/2010) kemarin.
(fjr/mok)










































