Qantas Sebut Masalah Mesin Boeing 767 Masalah Kecil

Qantas Sebut Masalah Mesin Boeing 767 Masalah Kecil

- detikNews
Sabtu, 13 Nov 2010 14:48 WIB
Qantas Sebut Masalah Mesin Boeing 767 Masalah Kecil
Melbourne - Masalah mesin kembali dialami pesawat milik maskapai Qantas. Namun masalah mesin yang menyebabkan vibrasi saat penerbangan domestik pesawat Boeing 767 tersebut hanyalah masalah kecil.

"Ini vibrasi. Ini bukan kegagalan mesin. Ini bukan hal yang signifikan. Ini harusnya dianggap sebagai masalah kecil," kata Chief Executive Qantas Alan Joyce seeprti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (13/11/2010).

Pesawat Boeing 767 bertujuan Melbourne, Australia harus kembali ke bandara di Perth, Australia Barat setelah 10 menit lepas landas pada Jumat, 12 November siang waktu setempat. Pesawat kembali ke Perth setelah kru mendeteksi sesuatu yang tidak biasa di salah satu mesin pesawat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Joyce, hal tersebut kerap terjadi di mana saja. "Ini akan terjadi ratusan, jika bukan ribuan kali, di seluruh dunia setiap tahun," ujar Joyce kepada wartawan di Melbourne.

Dikatakan bos Qantas itu, keputusan pilot untuk kembali ke Perth merupakan hal yang tepat. "Menurut saya pilot-pilot Qantas akan selalu bertindak dengan hati-hati dan kami mengharapkan mereka melakukan itu," tegas Joyce.

"Mereka membawa kembali pesawat ke bandara, beberapa maskapai lain mungkin akan terus melanjutkan. Qantas tak akan pernah melakukan itu," tandasnya.

Pekan lalu sebuah pesawat Airbus A380 milik Qantas mengalami ledakan di salah satu mesin ketika pesawat melintasi Batam. Pesawat superjumbo itu pun terpaksa kembali ke Bandara Changi, Singapura. Tak ada yang terluka dalam insiden itu namun kejadian tersebut telah menimbulkan kekhawatiran keamanan yang serius.
(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini