"Ya ini salah satu problem yang belum bisa terpecahkan," kata Suryadharma usai taaruf dengan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Balai Pertemuan Jabal Nur, Makkah, Sabtu (13/11/2010).
Suryadharma mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menekan peningkatan jamaah haji sandal jepit. Tapi ternyata tahun ini jumlahnya tetap tembus juga 3 ribu orang tidak jauh beda dengan 2009 lalu yang jumlahnya 3 ribu lebih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Walaupun nonkuota, saya berharap tidak ada yang terlantar di sini. Semuanya bisa berangkat ke mari kemudian bisa melaksanakan haji dengan baik, bisa pulang ke tanah air dengan tepat waktu pula," kata Suryadharma.
Jamaah sandal japit, sebelumnya, terlantar 5-8 jam di Bandara King Abdul Aziz Jeddah karena tidak ada yang menjemput dan mengurus di bandara. Mereka kebanyakan tidak tahu menjadi jamaah nonkuota karena sudah membayar sekitar Rp 50-60 juta dan mengira menjadi jamaah ONH plus.
(iy/mok)











































