Hal itu disampaikan Menteri Agama yang juga sebagai Amirul Haj Suryadharma Ali usai taaruf petugas PPIH di Balai Pertemuan di Jabal Nur, Makkah, Sabtu (13/11/2010).
Suryadharma menegaskan Kementerian Agama mempunyai kebijakan semua jamaah haji dalam kondisi apapun harus bisa melaksanakan wukuf yang merupakan puncak ibadah haji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara jamaah yang wafat apakah wafat ketika berangkat ke tanah suci, wafat di pesawat maupun yang wafat di tanah suci, Suryadharma memerintahkan harus dibadalhajikan.
"Jadi dengan demikian bisa dipastikan seluruh jamaah haji Indonesia dapat melaksanaan ibadah hajinya dengan baik," kata menteri yang juga Ketua Umum PPP ini.
Semua jamaah haji reguler dari Indonesia dan petugas kloter yang jumlahnya mencapai 198.488 orang, Kamis (11/11/2010), telah berada di Makkah. Jamaah akan bergeser menuju Arafah untuk wukuf pada Senin (15/11/200). Dari Arafah, jamaah kemudian akan mabit di Muzdalifah dan melontar jumroh di Mina.
(iy/aan)











































