Bandara Yogya Ditutup 11 Hari, Garuda Indonesia Rugi Rp 22 M

Letusan Merapi

Bandara Yogya Ditutup 11 Hari, Garuda Indonesia Rugi Rp 22 M

- detikNews
Sabtu, 13 Nov 2010 12:32 WIB
Yogyakarta - Bandara Adisujipto, Yogyakarta ditutup sejak 5 November lalu sampai Senin 15 November mendatang akibat letusan Gunung Merapi yang kembali mengganas. Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia pun merugi Rp 22 miliar karena penutupan ini.

"Lebih kurang tidak dapat masukan Rp 22 miliar," ujar Branch Office GM Garuda Indonesia Yogyakarta, Didi Triatmojo kepada detikcom, di Sleman, Yogjakarta, Sabtu (13/11/2010).

Menurutnya, jika tidak ada letusan Gunung Merapi, dalam satu hari Garuda dapat melakukan 11 penerbangan, 9 penerbangan Jakarta-Yogyakarta dan 2 penerbangan Yogyakarta-Bali seluruhnya pulang-pergi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"1 Hari 2 miliar," katanya.

Untuk penerbangan ke Solo dan Semarang sebagai alternatif menuju Yogya hingga saat ini kondisinya masih terbilang normal. Garuda belum memutuskan untuk melakukan penerbangan tambahan.

"Hingga saat ini belum," imbuhnya.

Dia juga tidak dapat memastikan kapan Garuda akan kembali membuka rute penerbangan ke Yogyakarta. "Otoritas ada pada pihak bandara," tandasnya.Β Β 

Merapi yang kembali memuntahkan lahar panas pada Kamis malam-Jumat dinihari (4-5 November lalu) membuat penerbangan terganggu. Tidak hanya domestik beberapa maskapai penerbangan asing juga membatalkan penerbangan ke/dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
(did/mok)


Berita Terkait