"Ke depan kita harus membangun hunian sementara untuk pengungsi merapi. Itu harus mulai dipikirkan dan disiapkan pemerintah daerah berkoordinasi dengan BNPB," ujar Ketua Komisi VIII DPR, Abdul Kadir Karding, kepada detikcom, Sabtu (13/11/2010).
Rumah tersebut tidak perlu mewah. Yang terpenting, setiap pengungsi Merapi dapat menikmati kenyamanan selama rehabilitasi pasca bencana dilakukan di lereng Merapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karding yang sedang memimpin rombongan Komisi VIII DPR meninjau pengungsi Merapi di Magelang, Jawa Tengah ini, menemui sejumlah masalah di pengungsian. Pemerintah bersama BNPB diminta menjaga kesehatan para pengungsi yang kian memburuk.
"Pengungsi dalam jumlah yang banyak mulai memunculkan masalah. Selain makanan, kita harus memperhatikan kesehatan pengungsi mulai terserang penyakit pernapasan, pusing, diare, itu harus kita kawal," papar Karding.
Pemerintah juga diminta memikirkan pekerjaan bagi para pengungsi. Sebab, penduduk lereng Merapi yang tidak mengungsi pun mulai kesulitan ekonomi karena perekonomian di lereng Merapi berhenti total.
"Yang tidak mengungsi karena ekonomi macet total mereka juga susah makan, itu juga harus kita pikirkan," ujar Karding.
Dalam kesempatan ini, Karding juga menuturkan kesulitan BNPB melakukan rehabilitasi pasca bencana. Sebab, kondisi Gunung Merapi masih sulit diprediksi.
"Merapi masih sering menunjukkan aktivitasnya, kita belum bisa memastikan memulai rehabilitasi dan rekonstruksi," tandasnya.
(van/mpr)











































