Pantauan detikcom di kampung Ledoktukangan, Tegal Parang, Danurejan, Yogyakarta, arus memang terlihat cukup deras. Selain secara visual terlihat, suara laju air yang kencang juga terdengar jelas bagi orang yang ada di sekitar sungai.
"Arus mendadak menjadi kencang pada sekitar pukul 20.45 WIB. Ini saya diberitahu, penyebabnya adalah hujan deras di kali Boyong," ujar salah seorang warga bernama Opik yang terus berkomunikasi menggunakan handytalky sembari memantau sungai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini ketinggian naik setengah meter dari kondisi normal," tambah Opik.
Kondisi kali Code saat ini memang cukup rentan terhadap bertambahnya debit air dari arah hulu. Hal ini disebabkan dasar sungai menjadi lebih dangkal karena lahar dingin yang sempat meluncur sampai ke Yogyakarta beberpa waktu yang lalu.
Derasnya aliran Kali Code ini juga membuat perhatian para pengendara yang kebetulan melintas. Terpantau di jembatan Sayidan, Kewek dan Gondolayu, menjadi tiga titik yang dipadati para 'pemirsa'.
"Ya kami berdoa semoga air tidak tambah tinggi," harap Opik.
Kondisi Gunung Merapi sendiri sempat menunjukkan aktivitasnya petang tadi. Namun demikian hanya bertahan satu jam kondisi Merapi mulai tenang kembali.
(fjr/van)











































