Demikian jawab anggota Yunus Husein, anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, ditanya mengenai spekulasi pertemuan Ical dengan Gayus di sela pertandingan tenis di Bali akhir pekan lalu. Dia ditemui usai menemui Kajati Jatim, M Farella, di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Jl. Ahmad Yani, Surabaya, Jumat (12/11/2010).
"Ya kita cari-cari informasinya dulu," ujar Yunus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak tertutup kemungkinan, segala informasi, di mana pun berada akan kita cari. Kalau perlu kita datangi," ujar Yunus.
Sebelumnya oleh Ketua PPATK itu ditegaskan, bahwa sejauh ini Satgas belum mempunyai bukti kuat apakah pertemuan itu benar terjadi atau sebaliknya. Informasi yang dimili masih berasal dari media massa yang memberitakan dugaan bahwa Gayus ke Bali untuk menemui Ical.
"Pak Ical menonton tenis hari Sabtu, sedangkan Gayus menonton pada hari Jumat. Apakah mereka ketemu, kita tidak tahu karena belum ada bukti," tuturnya.
Ketika ditanya apakah Satgas akan meminta keterangan Milana, istri Gayus Tambunan, oleh Yunus dijawab belum ada rencana. Alasannya, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Bareskrim dan Propam Mabes Polri.
"Biarkanlah dulu tim itu bekerja," ujar dia singkat.Di dalam kesempatan terpisah, pengurus DPP Partai Golkar, Lalu Mara, yang juga orang dekat Aburizal menegaskan, tidak ada hubungan apa-apa antara Ical dan orang mirip Gayus. "Itu hanya dihubung-hubungkan saja, jelas tidak ada itu," katanya saat berbincang dengan detikcom, Selasa (9/11/2010) lalu.
Ical menanggapi santai isu dirinya bertemu Gayus di Bali. Dia jelas membantah keras isu itu. "Kalau mau bertemu Gayus, kenapa mesti di Bali," kata Ical seperti diberitakan Kompas. Namun, Ical memang membenarkan dirinya berada di Bali pada Sabtu (6/11/2011). (roi/lh)










































