"Itu kemarin yang terlama pergi, biasanya hanya satu atau dua hari saja," kata pengacara mantan Karutan Brimob Kompol Iwan Siswanto, Berlin Pandiangan saat berbincang dengan detikcom, Jumat (12/11/2010).
Kepergian Gayus yang lama itu membuat Kompol Iwan menjadi kebingungan. Apalagi saat itu, Kompol Iwan sempat kehilangan kontak dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berlin mengatakan, Gayus meminta izin keluar dari sel pada Kamis 5 November malam. Saat itu, Gayus sempat bilang kepada Kompol Iwan hendak berobat. Namun menurut Berlin, Kompol Iwan tidak mengetahui ke mana Gayus hendak pergi.
Kompol Iwan juga tidak mengetahui tentang keberadaan Gayus di Bali. Dia juga tidak tahu apakah foto pria mirip Gayus yang tersebar di media memang Gayus atau bukan.
Untuk bisa keluar masuk rutan ini, Gayus menggelontorkan uang yang tidak sedikit untuk Kompol Iwan yakni Rp 368 juta. Kompol Iwan bersikeras, uang itu hanya untuk dirinya, tidak ada yang mengalir ke atasannya. Saat ini, Kompol Iwan telah ditetapkan sebagai tersangka bersama delapan bawahannya. Kesembilan orang itu kini telah ditahan.
(ken/fay)