Gubernur Jateng Bibit Waluyo mengatakan, rencana itu muncul setelah model dan arah letusan Merapi pada tahun ini, tak terprediksi. Akibat dari kejadian itu, banyak warga jadi korban. Infrastruktur di sekitarnya, rusak.
"Senin (pekan depan) akan dibahas," kata Bibit di Gubernuran, Jl. Pahlawan Semarang, Jumat (12/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang tahu, daerah dalam radius itu kan bupati setempat," lanjutnya.
Mantan Pangkostrad ini mengaku belum menetapkan teknis dan daerah tujuan relokasi, termasuk kemungkinan perlunya transmigrasi. Pasalnya, rencana itu baru sebatas usulan.
"Nanti kita ketemu bupati setempat dan warga. Kan nggak mungkin kita bilang kalian harus transmigrasi," paparnya.
Mengenai pengungsi, Bibit memastikan dana bantuan cukup untuk beberapa hari. Jika kurang, pihaknya siap mencarikan dana talangan. Untuk itu, pengungsi diharapkan tetap berada di pengungsian karena situasi belum benar-benar aman.
(djo/djo)










































