Penumpang Tanpa Tiket Marak di Kereta Api Purwokerto-JKT

Penumpang Tanpa Tiket Marak di Kereta Api Purwokerto-JKT

- detikNews
Kamis, 11 Nov 2010 22:51 WIB
Jakarta - Saat sedang disorot atas buruk pelayanan yang diberikan, PT KAI ternyata masih diisi para pegawai yang bermental bobrok. Penumpang tanpa tiket alias nembak di atas, masih banyak terjadi.

Di kereta api Purwojaya, masih banyak penumpang yang tidak memiliki tiket namun tetap menumpang kereta jurusan Purwokerto-Gambir ini. Para penumpang tanpa tiket tersebut menjejali sejumlah uang kepada petugas yang memeriksa karcis.

"Maaf pak adanya ini," ujar seorang penumpang di rangkaian (gerbong) 3 kelas bisnis kereta Purwojaya saat sedang melintas di wilayah Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, Kamis (11/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanpa malu-malu, dua orang petugas yang mengenakan jas dan topi bak pilot ini pun menerima seselan dua lembar Rp 5000 perak tersebut. Bahkan salah seorang di antaranya sempat minta tambah.

"Ini kurang, kalau untuk anak-anak bayarnya 80 persen. Nanti ditambah yah," terang petugas berkumis ini.

Untuk membuat terlihat sangar, dua oknum PT KAI ini dikawal seorang polisi dan pengaman dalam (Pamdal). "Nanti diselesaikan dibelakang saja," terangnya.

Tidak hanya itu, beberapa penumpang yang tidak membeli karcis langsung menuju bordes (sambungan kereta). Di tempat yang tidak terlihat tersebut, beberapa penumpang sedang menunggu petugas untuk memberi uang sebagai pengganti karcis.

"Tadi ngasih Rp 20 ribu, tapi nanti biasanya di Cirebon diminta lagi," ujar seorang penumpang pria yang enggan menyebutkan namanya.

Padahal untuk sekali tiket perjalanan dengan KA Purwojaya, penumpang harus membayar Rp 90 ribu untuk kelas bisnis, sedangkan eksekutif Rp 150 ribu.

Ulah dua oknum petugas PT KAI seolah menambah buruk sistem manajemen transportasi. Ketentuan denda dua kali lipat bagi penumpang yang tidak memiliki tiket tidak bermakna apa-apa.

PT KAI sendiri saat ini sebenarnya sedang dirundung duka, setelah kecelakaan maut yang terjadi di Pemalang, Jawa Tengah. Kereta Api (KA) Cirebon Ekspress (Cireks) jurusan Jakarta-Cirebon juga mengalami anjlok di perlintasan kereta api di Desa Telagasari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat Selasa (9/11) lalu.

Kejadian demi kejadian terus terjadi, namun sistem transportasi khususnya Kereta Api masih belum mereformasi diri.

(her/mok)


Berita Terkait