Menhan Malaysia Minta Mahasiswanya di RI Bantu Korban Merapi

Menhan Malaysia Minta Mahasiswanya di RI Bantu Korban Merapi

- detikNews
Kamis, 11 Nov 2010 18:21 WIB
Menhan Malaysia Minta Mahasiswanya di RI Bantu Korban Merapi
Yogyakarta - Jumlah total korban tewas letusan Merapi tidak kurang dari 185 orang. Sementara itu, puluhan ribu orang masih bertahan di barak-barak pengungsian. Mahasiswa Malaysia yang tengah melanjutkan pendidikan di Indonesia pun diminta membantu.

"Untuk mahasiswa Malaysia yang ada di Indonesia, khususnya Yogya, saya beri tanda agar mereka tidak banci. Mereka harus ada di sini untuk membantu dan belajar," kata Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Ahmad Zahid Bin Hamidi.

Hal itu disampaikan dia usai menyerahkan kiriman bantuan dari PM Malaysia Najib Razak untuk para pengungsi akibat letusan Merapi secara simbolik di Kantor Gubernur DIY, Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (11/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan, akibat letusan Merapi, beberapa mahasiswa Malaysia memang pulang ke negaranya. Karena sudah terlanjur pulang, maka untuk kembali ke Indonesia menunggu arahan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.

"Untuk kepulangan mereka, kami menunggu nasihat Sri Sultan untuk memberi tahu kapan baiknya mahasiswa asal Malaysia untuk kembali ke Yogya. Nanti saya uruskan kepulangan mereka ke sini," ucap Menhan Malaysia yang mengenakan jas hitam itu.

Pada Rabu (10/11) kemarin, Puskom Publik Kemenkes merilis, total korban meninggal akibat letusan Merapi sejak 26 Oktober ada 185 orang, total rawat inap 1.235 orang, dan yang masih rawat inap 666 orang.

Sedangkan jumlah pengungsi tercatat ada 279.779, dengan rincian di Kabupaten Magelang 88.274, Kota Magelang 2.772, Boyolali 39.767, Klaten 93.224, Sleman 52.945, Kulonprogo 2.797.

Selain itu, telah dibentuk 440 pos kesehatan, dengan rincian di Yogyakarta 80 pos dan Jateng 360 pos. Kemenkes juga telah mendirikan 3 RS Lapangan di Magelang.

(vit/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads