Aksi nekad Ali ini diketahui oleh salah seorang warga Asep yang curiga melihat gerak-gerik Ali. Ketika ditanya Ali terlihat gugup, akhirnya oleh Asep, Ali dibawa ke pos RW 8. Dihadapan warga yang sudah berkumpul akhirnya Ali mengakui perbuatannya.
Mendengar pengakuan tersebut kemarahan warga tersulut, tak ayal pukulan dan
tendangan mendarat di wajah dan tubuh pemuda yang baru 2 minggu di Jakarta.
Beruntung petugas cepat datang ke lokasi untuk mencegah aksi main hakim sendiri para warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dihadapan para warga dan petugas Ali mengaku lapar sehingga terpaksa mencuri. Namun pengakuan itu dianggap sebagai upaya untuk meminta belas kasihan saja.
"Saya lapar belum makan," katanya.
Β
Saat ini Ali sudah dibawa ke Polsek Palmerah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
(did/nwk)











































