"Keluar (dari rutan) itu, pasti ada skenario," terka politisi Partai Demokrat ini, saat ditanya wartawan usai menghadiri peluncuran buku 'Naskah Komprehensif Perubahan UUD 1945' di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (11/11/2010).
Ia meminta polisi yang terlibat dalam kasus ini dikeluarkan keanggotaannya dari Polri dan dihukum berat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marzuki mengatakan, pembiaran Gayus untuk keluar dari tahanan mencederai upaya pemberantasan korupsi. Karena itu, semua pihak yang terlibat harus dihukum seberat-beratnya.
Meski mencium ada skenario dalam keluarnya Gayus dari dalam tahanan, Marzuki meminta masyarakat untuk tidak berandai-andai dulu. Harus dibuktikan terlebih dahulu jika pria yang menonton tenis di Bali adalah benar-benar Gayus Tambunan.
"Sebelum dibuktikan, jangan berandai-andai dulu. Serahkan kepada lembaga berwenang untuk meneliti. Apakah itu Gayus atau bukan," kata Marzuki.
Sementara itu, Ketua MPR Taufiq Kiemas enggan berkomentar banyak soal Gayus yang keluar dari tahanan. Ia juga tidak mau beranda-andai, pria yang tertangkap kamera sedang menonton tenis di Bali adalah Gayus sungguhan.
"Gener itu Gayus nggak ya, saya nggak tau," ucap politisi senior asal PDIP ini.
(gun/nrl)










































